Juve Tumbangkan Inter di Semifinal Leg Pertama Copa Italia

Juve Tumbangkan Inter di Semifinal Leg Pertama Copa Italia

Juve Tumbangkan Inter di Semifinal Leg Pertama Copa Italia

Juve Tumbangkan Inter di Semifinal Leg Pertama Copa Italia – Pertandingan kedua semifinal leg pertama Coppa Italia baru saja digelar semalam. Kali ini dua tim besar Italia dari dua kota berbeda harus bentrok. Juventus mewakili Kota Turin dan Internazionale mewakili Kota Milan. Pertandingan sarat gengsi itu telah ditunggu-tunggu banyak pencinta ‘sepakbola Calcio.Pertandingan yang digelar di Juventus Stadium, pada Kamis (28/1/2016) berkesudahan dengan skor kemanangan telak Juventus atas Inter. Juventus menang 3 gol tanpa balas. Gol pertama Juventus lahir di babak pertama lewat titik putih. Adalah Morata yang berhasil mengeksekusi bola 12 pas itu. Kembali di babak kedua, Morata juga berhasil membuat 1 gol lagi. Gol terakhir dicetak oleh Paulo Dybala.

Skuad Kedua Tim

Pada pertandingan yang berlangsung seimbang itu, Juventus berperan sebagai tuan rumah. Juve turun dengan semua pemain kuncinya, selain Buffon. Kali ini posisinya digantikan Nero. Di lini belakang, berdiri Bonucci, Chiellini, Cuadrado dan Caceres. Di lini tengah. Paulo Pogba diplot menjadi gelandang pekerja bersama Marchisio, Evra dan penyerang sayap Asamoah. Di lini depan, Juve memasang duo Mandzukic dan Morata.

Pada sisi sebaliknya, Inter datang ke Turin juga dengan skuad inti. Posisi kiper tetap dipegang Samir Handanovic. Di lini pertahanan berdiri 4 bek sejajar yakni D’Ambrosio, Miranda, Murillo dan Nagatomo. Di lini tengah, Felipe Melo, Medel, Kondogbia dan Adam Ljajic berdiri sejajar. Di depan, Mancini memasang Biabiany dan Stephan Jovetic. Mauro Icardi baru masuk di menit ke 77 menggantikan Biabiany, bersamaan dengan masuknya Dybala di tim Juventus.

Review Pertandingan

Di awal-awal pertandingan, Juve mengambil alih permainan. Tercatat sebuah peluang Asamoah mengejutkan pertahanan Inter. Hanya saja, tembakan Asamoah melenceng ke sisi gawang Handanovic. Tidak beberapa berselang, duo pemain Inter mencoba peruntungan dengan melakukan tembakan dari luar kotak pinalti. Tembakan pertama dilesakkan oleh Gary Medel dan yang kedua dilakukan oleh Felipe Melo. Dari kedua tembakan tersebut, tendangan Melo lah yang berhasil mengarah ke sasaran.

Sebetulnya, Juve sudah berpeluang mencetak gol pada menit ke 13. Di menit itu terjadi sebuah pelanggaran yang membuahkan tendangan bebas. Tendangan bebas tersebut diambil oleh Juan Cuadrado. Tendangan bebas itu mengenai tangan Medel di dalam kotak pinalti. Namun, kejadian itu luput dari pandangan wasit. Tak pelak, para pemain Juventus protes.

Delapan menit setelah handsball tak terlihat wasit itu, Juve kembali memperoleh kesempatan lewat sepakan Cuadrado. Pergerakan cepat dan lincahnya berhasil menerobos sisi kiri pertahanan Inter yang dikawal Nagatomo. Hanya saja, tendangan kerasnya masih melebar di sisi gawang Handanovic.

Gol itu pun terjadi. Pada menit ke 36, Juventus betul-betul memperoleh hadiah pinalti. Lagi-lagi kali ini Juan Cuadrado yang menjadi momok bagi lini belakang inter. Pergerakan cepatnya menusuk ke dalam kotak 12 pas, mengharuskan Jeison Murillo berbuat lebih keras. Cuadrado dijatuhkan di dalam kotak pinalti. Pinalti tersebut diambil oleh Morata. Skor 1-0 menutup babak pertama.

Setelah babak kedua, Inter menunjukkan peningkatan permainan. Hampir 60% penguasaan bola di awal babak kedua milik Inter. Namun lagi-lagi, Juventus lebih tahu caranya mencetak gol. Lewat serangan balik, Juve menggandakan keunggulan pada menit ke-63. Kali ini, pemain tengah Inter melakukan blunder. Sebuah umpan silang yang dilepaskan Evra gagal dibuang dengan sempurna oleh Mello. Sialnya, bola liar tersebut, jatuh tepat di kaki Morata. Dengan sedikit usaha, Morata membobol Handanovic untuk yang kedua kalinya.

Sial bagi Inter, tidak lama setelah gol kedua Morata, Murillo harus dikeluarkan wasit. Kembali, Juan Cuadrado yang menjadi penyebab. Murillo lagi-lagi harus menjatuhkan Cuadrado sehingga harus diganjar kartu kuning sekali lagi. Beberapa menit setelah keluarnya Murillo, Morata nyaris menciptakan hatrick. Meski hanya berhadapan 1 lawan 1 dengan Handanovic, namun tendangan jarak dekatnya hanya melambung di atas mistar gawang.

Pada pertandingan itu, Paulo Dybala yang baru masuk di pertengahan babak kedua ikut menunjukkan kelasnya. Dia berhasil mencetak gol ketiga pada menit ke 83. Dybala mencetak gol cantik lewat tendangan first time dari luar kotak pinalti.

Tanggapan Mancini

Kepada beberapa media, Mancini menyampaikan bahwa pertandingan itu sebetulnya berlangsung seimbang. Hanya saja, hasil akhir terlalu kejam bagi Inter. Menurutnya pula, Inter membuat banyak kesalahan dan tak mengerti cara mencetak gol. Mancini juga menyindir Handanovic yang dinilainya tidak melakukan penyelamatan berkesan. Inter harus menang dengan selisih di atas 3 gol pada leg kedua Coppa Italia bulan Maret nanti.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*