Larangan Transfer Pemain Bagi 2 Tim dari Kota Madrid

Larangan Transfer Pemain Bagi 2 Tim dari Kota Madrid – Baru-baru ini, 2 tim sekota Spanyol yakni Real Madrid dan Atletico Madrid terkena sanksi larangan transfer pemain dari Komisi Disiplin FIFA. Hal ini juga pernah dialami oleh Barcelona yang baru saja melewati masa hukumannya. Barcelona terkena sanksi dilarang melakukan transfer pemain pada April 2014 lalu. Barcelona sempat melakukan banding tetapi ditolak. Hukuman tersebut selesai pada Januari ini, dan kemudian Barcelona segera mendaftarkan Arda Turan serta Alex Vidal yang dibeli pada tahun 2015.

Larangan Transfer Pemain Bagi 2 Tim dari Kota Madrid

Larangan Transfer Pemain Bagi 2 Tim dari Kota Madrid

FIFA melansir berita mengejutkan ini di website resmi mereka (14/1/2016). Atletico maupun Real Madrid dilarang melakukan pendaftaran pemain selama 2 periode bursa transfer. Dua periode tersebut yaitu bursa transfer musim panas pada 1 Juli hingga 31 Agustus 2016 dan bursa transfer musim dingin pada 1 Januari gingga 31 Januari 2017.

Tetapi, baik Real Madrid maupun Atletico Madrid tetap diijinkan untuk menjual pemain di 2 periode terlarang tersebut. Larangan tersebut hanya berlaku bagi tim sepakbola pria. Tim sepakbola putri, sepak bola pantai dan tim futsal tidak terpengaruh.

Selain sanksi dilarang transfer pemain, Real dan Atletico Madrid juga dikenai denda sebesar CHF 900 ribu atau setara Rp 12 juta dan CHF 360 ribu atau setara dengan Rp 5 juta. Tetapi FIFA tidak menjelaskan alasan dari diberikannya denda kepada duo Madrid tersebut.

Duo Madrid tersebut diduga telah melakukan transfer pemain ilegal karena usia mereka masih dibawah 18 tahun. Atletico Madrid melakukan transfer ilegal tersebut pada kurun waktu 2007-2014 sedangkan Real Madrid pada kurun waktu 2005-2014. Isu juga mengatakan bahwa Atletico merekrut lebih banyak pemain usia dibawah 18 tahun dibandingkan dengan Real Madrid.

Kabar ini diterima pelatih Atletico Madrid yakni Diego Simeone saat tengah melakukan persiapan melawan Rayo Valecano. Sedangkan, Real Madrid menduga bahwa sanksi tersebut diperoleh karena pendaftaran 8 pemain muda yang menjadi kunci hukuman tersebut, dimana 2 diantaranya adalah anak dari Zinedine Zidane. Sedangkan pemain lain yang dilakukan investigasi terhadapnya yaitu Takuhiro Nakai yang telah berada di Madrid sejak usia 10 tahun, Manual Godoy dan Fernando Macias.

Menurut pernyataan yang dilansir oleh FIFA, Atletico Madrid dan Real Madrid telah melakukan sejumlah pelanggaran terkait dengan ketentuan-ketentuan transfer internasional dan registrasi pertama pemain-pemain minor serta ketentuan-ketentuan lain yang relevan terkait dengan registrasi dan partisipasi pemain-pemain tertentu dalam sejumlah kompetisi.

FIFA memberikan waktu 90 hari kepada Real Madrid dan Atletico Madrid untuk meregulasi situasi dari semua pemain minor yang tengah menjadi perhatian. Real Madrid dan Atletico Madrid melakukan banding atas putusan tersebut, tetapi ditolak.

Kekhawatiran Transfer Menyebar

FIFA menyatakan bahwa terjadi penignkatan alarm terkait dengan masalah dan sanksi yang dijatuhkan terhadap Duo Madrid. Menurut peraturan sepakbola internasional, pemain yang memiliki usia dibawah 18 tahun dilarang ditransfer ke negara lain, kecuali terdapat beberapa situasi tertentu. Dan semua transfer harus mendapatkan persetujuan dari komite istimewa dari FIFA.

Berita ini seperti pukulan keras dari luar lapangan bagi Real Madrid setelah beberapa masalah lain yang mendera mereka selama 7 bulan terakhir. Termasuk masalah mereka yang diskors dari Piala Raja Spanyol karena menggunakan pemain yang tidak sah untuk bermain. Selain itu juga masalah transfer atas kiper Manchester United, David de Gea dimana kedua klub gagal mendaftarkan berkas yang diperlukan tepat waktu.

Sanksi tersebut bisa menjadi kabar buruk bagi beberapa klub seperti Manchester United dan Paris Saint Germain (PSG). Hal tersebut karena mereka mengincar superstar Real Madrid yaitu Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo. Karena sanksi tersebut, sepertinya Real Madrid tidak akan melepaskan pemain terbaik mereka padahal mereka tidak bisa mendatangkan pemain baru yang sesuai untuk menggantikannya.

Atletico Madrid yang biasanya sibuk melakukan transfer juga akan terganggu. Tetapi, Atletico mampu mengatasinya. Mereka sudah menambah pemain baru pada Januari, yakni Augusto Fernandez dan Matias Kranevitter dari Argentina. Pasukan Diego Semeone tersebut berinvestasi besar-besaran terhadap pemain muda berbakat dalam setahun terakhir.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*